Detail Cantuman Kembali
analisa risiko kecelakaan kerja pada operasional bongkar muat dengan metode Job Safety Analysis
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kelancaran kinerja operasional sehingga program K3 harus diterapkan di dalam setiap perusahaan, khusunya pada kegiatan bongkar muat. Perusahaan bongkar muat sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan jasa yang bergerak dalam kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal yang pada setiap tahap prosesnya terdapat potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Namun data di tahun 2018 hingga 2021 menunjukan rasio kejadian kecelakaan yang sangat tinggi sebanyak 22 kasus, yang diakibatkan oleh salah satu prosudur pada saat melakukan operasional bongkar muat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko di lapangan terkait kecelakaan kerja operasional bongkar muat dengan menggunakan metode JSA (Job Safety Analysis) untuk identifikasi, lalu dilanjutkan Risk Assessment dengan standard AN/NZS 4360:2004 untuk menentukan perbandingan tingkat risiko bahaya terjadi pada saat proses bongkar muat di Pelabuhan bongkar muat di Surabaya, dari hasil penelitian ini didapatkan proses Stevedoring dengan nilai matriks 6, Haulage 8, Lift on 9, Lift off 9, dan Trucking 6. Pada proses Haulage, Lift On dan Lift Off dengan kategori risiko tertinggi untuk mengutamakan pemaksimalan mitigaasi dan penanganan risiko untuk menghindari kecelakaan kerja.
621.24.19 Ars a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xii, 76 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







